Inzaghi Akan Jadi Pelatih AC Milan Dan Bukti Kehebatannya

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, memberi dukungan pada Filippo Inzaghi untuk melatih AC Milan di musim depan. Ancelotti menilai Inzaghi memiliki syarat-syarat untuk menjadi allenatore I Rossoneri.

Seperti diketahui, manajemen Milan diberitakan akan memutus kerja sama dengan Clarence Seedorf. Pengganti Massimiliano Allegri itu dinilai masih belum mampu meningkatkan performa dari Mario Balotelli cs.
https://i0.wp.com/www.duniasoccer.com/var/gramedia/storage/images/duniasoccer/internasional/liga-italia/news/legenda-milan-klaim-lebih-hebat-dari-messi-dan-cr7/18186202-1-ind-ID/Legenda-Milan-Klaim-Lebih-Hebat-dari-Messi-dan-CR7_soccer_750.jpg

Milan hanya mampu finis di posisi delapan klasemen akhir Serie A musim 2013-2014. Hasilnya, klub yang bermarkas di San Siro itu takkan mengikuti kompetisi di Eropa pada musim depan, baik Liga Champions ataupun Europa League.

Belakangan nama Inzaghi kembali masuk dalam bursa pelatih Milan untuk musim depan dan menjadi satu-satunya kandidat kuat. Peresmian Inzaghi sebagai pelatih, kabarnya akan dilakukan dalam beberapa waktu dekat ini.

Apasih Yang menurut anda hebat dari Inzaghi? ini dia cek saja :

http://akirahydekinato.files.wordpress.com/2010/03/inzaghi_1_1024x768.jpg

KELEBIHAN-KELEBIHAN FILIPPO INZAGHI SI RAJA OFFSIDE

Hampir semua media Italia mengacungkan jempol tinggi-tinggi kepada Filippo Inzaghi yang sering dijuluki Super Pippo. Tanpa dia mungkin AC Milan masih akan berkutat di kelas medioker.

Tanpa Super Pippo klub yang pernah malang-melintang pada tahun 1980-an dengan trio Belanda, yakni Ruud Gullit-Frank Rikard-Marco Van Basten, akan terus dijangkiti problem sulit membuat gol.

Namun, kekhawatiran tersebut dihapus oleh Super Pippo. Gol demi gol dia lesakkan ke gawang lawan. Tipikal golnya terlihat demikian mudah dicetak.

Itu menimbulkan pertanyaan bagi banyak orang jika melihat teknik sepakbola yang dimiliki Pippo. Pemain langganan tim nasional Italia itu bukanlah striker yang berteknik lengkap.

Secara teknik, jika dibandingkan dengan Ruud Van Nilstelrooy, David Trezeguet atau rekan seklubnya, Andriiy Shevchenko, Pippo jauh berada di bawah nama-nama itu.

Selain tekniknya yang buruk, Pippo juga penerima bola yang jelek. Dia kurang bisa menggiring bola, melewati bek lawan, dan umpannya pun jauh dari sempurna. Dia tidak kuat seperti Christian Vieri.

Bakatnya tidaklah sehebat Raul Gonzalez dan kecepatannya kalah jauh dibandingkan dengan Sheva, panggilan Andriiy Shevchenko. Tendangannya tidak sekeras dan seterarah Trezeguet.

Membalik Teori

Berdasarkan data dari Opta Index, Pippo menjaringkan 63% gol dari total kesempatan yang dia dapatkan. Pippo pun menduduki urutan teratas soal ini, mengalahkan striker top seperti Raul, Ruud Van Nilstelrooy, atau Roy Makaay.

Lalu, apa yang membuat Pippo sedemikian tajam? Beberapa pengamat menguraikan kelebihan-kelebihan yang dia miliki.

Pertama, dia dinilai sebagai orang yang rajin membuka ruang. Hal itu sudah diakui oleh Alessandro Nesta saat masih memperkuat Lazio.

Nesta menganggap Pippo sebagai striker yang paling sulit dikawal karena kemampuannya mencari ruang kosong di kotak penalti lawan. Pippo selalu berlari dan berkelit di balik jebakan-jebakan pemain belakang lawan.

Kedua, shoot on target-nya cukup tinggi. Di Liga Champions, Pippo teratas dalam soal itu dengan enam tembakan, mengalahkan Pablo Aimar, Pablo Aimar, Ruud van Nistelrooy, Juan Sebastian Veron, Azar Karadas, Roy Makaay, Thierry Henry, Sonny Anderson yang masing-masing membukukan lima shoot on target.

Ketiga, naluri membunuh atau killer instinct-nya sangat tinggi. Daya ciumnya terhadap gol cukup tajam. Dari dua pertandingan lawan Lens dan Deportivo La Coruna, goal to shoot ratio-nya cukup tinggi, yaitu 67% dan hanya kalah dari Yakubo Aiyegbeni (Maccabi Haifa).

Intinya, Pippo butuh makin sedikit peluang untuk bisa membuat gol. Hal itu masih ditambah kepala dan kakinya yang lumayan maut.

Keempat, dia sangat jago lolos dari jebakan offside. Ada data statistik yang menarik mengenai Pippo. Dia adalah raja offside.

Kelima, Pippo kini disuplai oleh playmaker andal. Rui Costa, Clarence Seedorf, Kaka dan Rivaldo adalah beberapa nama yang rajin memberi umpan atau assist.

Sampai-sampai ada celetukan mengenai Pippo. He lives for the goal and the six yard box is his home. Dia hidup untuk gol dan petak penalti adalah rumahnya!

https://apaantuhdotcom.files.wordpress.com/2014/05/098f7-filippo_inzaghi-343.jpg
Ancelotti melihat itu sebagai keputusan yang tepat dari manajemen Milan, sebab Inzaghi memiliki kemampuan untuk memimpin Milan. Mantan pelatih Milan ini juga menilai pengalaman melatih bukan jadi penghalang untuk Inzaghi.

“Inzaghi memiliki antusiasme yang fantastis.  Dia telah memiliki pengalaman dari menangani tim muda. Dia juga memiliki karakteristik yang dibutuhkan, tahu lingkungannya, dan jika Inzaghi menjadi pelatih Milan, saya berharap dia beruntung ,’ ujar Ancelotti.

“Tidak ada yang memiliki pengalaman di awal karir. Anda akan mendapatkannya seiring waktu. Hal yang terpenting adalah Anda harus memahami permainan,” sambungnya, seperti dilansir Football-Italia.

Pelatih yang akrab disapa Don Carlo ini pun memberikan saran kepada Inzaghi bila benar terpilih sebagai pelatih Milan. “Seorang pelatih tidak boleh hanya memperhatikan tentang pertandingan dan taktik, namun juga mempersiapkan sesi latihan, “ tutup Ancelotti. (ren)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s