Hari Penentuan Kiblat, Caranya Dan Buktinya

 photo MEKKAH.jpg

Umat muslim di seluruh dunia hari ini bisa melakukan pengecekan arah kiblat. Untuk Indonesia tepat pukul 16.18 WIB, bisa dicek arah kiblat di rumah di mushola, atau di masjid, apakah sudah mengarah ke Ka’bah.

Dikutip dari berbagai sumber, Rabu (28/5/2014) disebutkan sudah sejak 1.000 tahun terakhir pengecekan kiblat ini dilakukan. Hari ini matahari tepat berada di atas Ka’bah, jadi bayangan di manapun pasti menghadap ke arah Ka’bah.

Selain hari ini, hari lainnya yakni setiap 16 Juli tepat pukul 16.27 WIB. Untuk tahun kabisat, tanggalnya bisa dimajukan satu hari dengan jam yang sama.

https://apaantuhdotcom.files.wordpress.com/2014/05/30432-74-terapibekam.jpg

Pada dua hari yang disebut hari kiblat dunia, matahari tepat di “balik” Ka’bah (antipoda), di mana bayangan matahari pada waktu tersebut juga mengarah ke Ka’bah.

Lebih jelasnya lagi, pada hari kiblat ini, Matahari akan berkulminasi di atas Ka’bah, dan arah terjadinya bayang Matahari terhadap suatu benda lurus merupakan arah kiblat. Dalam rentang ini Matahari akan menyapu (menyinari) daerah-daerah yang memiliki Lintang (φ) antara 23,5º LU dan 23,5º LS.

Di Indonesia, fenomena ini biasa disebut dengan ‘istiwa’ a’zham’ atau ‘rashdul qiblah’. Lalu dari mana asal mula penghitungan berdasarkan astronomi ini?

Adalah ilmuwan muslim ahli astronim dan matematika Al Biruni sekitar tahun 1.000 masehi yang melakukan penghitungan ini. Dia yang mempelajari dan memperhitungkan dengan tepat soal penghitungan soal hari kiblat ini. Apa yang disampaikan Al Biruni ini semakin dikuatkan ilmuwan musmlim lainnya ada Al Khazin dan juga Nasir Al Din Tusi.

Seperti disampaikan Wakil Rois Syuriah PWNU Jateng, KHM Dian Nafi, sebagai akibat dari peredaran semu perlintasan matahari maka setiap tahun selalu terjadi peristiwa di mana matahari tepat di atas kawasan tertentu di bumi pada jam tertentu pula.

“Dalam tradisi muslim disebut yaumu rashdil qiblat (hari penetapan kiblat). Nanti pada pukul 16.18 WIB seluruh bayangan benda tepat mengarah ke kakbah. Biasanya akan digunakan oleh kalangan muslim, terutama muslim tradisional, untuk membenahi lagi arah kiblat masjid karena kemungkinan setiap saat ada pergeseran di bumi yang ikut menggeser kiblat yang sebelumnya telah lurus, misalnya akibat gempa bumi dan sebagainya,” papar Gus Dian.

Bila melihat pada zaman Nabi dahulu, penentuan arah kiblat memang tidak menjadi permasalahan karena umat Islam masih berada di sekitar Mekah saja sehingga mudah untuk menghadap ke Ka’bah. Namun untuk zaman sekarang, umat Islam telah tersebar ke seluruh penjuru dunia, sehingga menentukan arah kiblat bagi orang yang jauh dari Ka’bah menjadi hal yang penting untuk dibahas mengingat menghadap ke arah kiblat merupakan salah satu syarat sahnya shalat.

Di Indonesia, masih banyak ditemukan arah kiblat masjid dan mushala yang belum tepat. Salah satu faktor yang menyebabkan tidak tepatnya arah kiblat adalah teori perhitungan dan metode pengukuran arah kiblat yang digunakan tidak akurat. Banyak masjid kuno yang arah kiblatnya ditemukan tidak tepat, karena pada saat itu metode pengukuran yang digunakan masih sederhana, seperti hanya menggunakan kompas atau kira-kira saja. Kompas tidak dapat digunakan sebagai penunjuk arah kiblat karena arah utara yang ditunjukkan bukan arah utara sejati, namun arah utara magnetik. Di samping itu, kompas terganggu oleh medan magnet di sekitarnya sehingga harus dikoreksi dengan deklinasi magnetik.

Saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi sudah sangat maju. Menghadap ke bangunan Ka’bah bukan lagi menjadi hal yang sulit dilakukan. Banyak metode dan alat yang dapat digunakan untuk menentukan arah menuju Ka’bah yang akurat, seperti menggunakan alat theodolit dan GPS, software-software arah kiblat seperti Qibla locator, Qibla direction, Google earth, dan sebagainya. Teknologi kini telah mampu menjadi sarana penyempurna dalam pelaksanaan ibadah. Sehingga keyakinan dan kemantapan dalam beribadah dapat terbangun.

Namun sayangnya, tidak banyak yang ahli dalam pengukuran arah kiblat dengan metode-metode di atas sehingga pengukuran dan pengecekan arah kiblat tidak banyak dilakukan langsung oleh masyarakat. Namun tidak perlu khawatir, dengan adanya hari rashdul kiblat, masyarakat dapat mengecek arah kiblat masjid dan mushallanya masing-masing agar dapat tepat menghadap ke arah Ka’bah.

Metode rashdul kiblat pada dasarnya adalah menentukan posisi matahari ketika berada di atas Ka’bah. Ketika itu, deklinasi matahari sama atau mendekati lintang Ka’bah, sehingga pada saat itu seluruh bayangan benda yang tegak lurus di permukaan bumi akan menghadap ke arah Ka’bah. Posisi matahari yang seperti ini biasa disebut dengan istiwa’ a’dzom. Sebenarnya rashdul kiblat juga dapat dihitung setiap harinya dengan mengetahui deklinasi matahari. Hanya saja, rashdul kiblat harian ini memperkirakan ketika posisi matahari berada di jalur yang menghubungkan antara tempat tersebut dan Ka’bah, sehingga jam rashdul kiblat harian berubah setiap harinya.

Untuk dapat mengaplikasikan rashdul kiblat dalam pengukuran masjid atau mushalla, kita hanya cukup mempersiapkan sebuah tongkat yang lurus yang diberdirikan di sisi masjid atau mushalla yang terkena sinar matahari pada tanggal 27/28 Mei 2012. Ketika jam telah menunjukkan waktu yang tepat dengan jam rashdul kiblat yaitu pukul 16.18 WIB, pukul 17.18 WITA dan pukul 18.18 WIT, tandai bayangan tongkat. Bayangan tersebut adalah arah kiblat.

Yang perlu diperhatikan ketika menggunakan tongkat, tempat berdiri tongkat harus benar-benar datar, dapat diukur dengan waterpas. Selain itu, jam yang digunakan juga harus akurat, dapat menggunakan GPS atau mencocokkan dengan jam RRI atau TVRI. Selain menggunakan tongkat, dapat pula dengan menggantungkan benang di atas tembok yang diberi beban dibawahnya (bandul).

Dengan cara yang mudah ini, kita dapat menentukan dan mengecek kembali arah kiblat masjid dan mushalla kita untuk menyempurnakan ibadah. Bila kita mampu berusaha untuk mendapatkan arah kiblat yang tepat, mengapa tidak kita gunakan demi keyakinan dan kemantapan ibadah kita bersama. Mari kita peringati hari besar penentuan arah kiblat ini dengan meluruskan kiblat kita.

Nih ada aplikasi bagus banget nih untuk android, Aplikasi yang membantu Anda mengetahui jadwal sholat dan imsakiyah di Indonesia, sehingga ibadah anda dapat berjalan dengan baik dan maksimal. Selain itu, dengan aplikasi ini Anda juga dapat mengetahui arah kiblat.

Screenshot

jadwal-shoat-dan-kiblat.png

 

Download

Yang Lainnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s