Cara Percaya Diri Berbicara Di depan Umum/Orang Banyak

http://pratamabk2012.files.wordpress.com/2012/05/confidence1.png

SEBAGIAN besar orang enggan untuk berbicara di depan umum.

Adapun yang pernah merasakannya, adakala mengalami ketakutan, keringat dingin, gelisah, stres, selalu merasa ingin ke toilet, yang semuanya itu merupakan ciri dari ketakutan untuk berbicara di depan umum.

1. Jaga niat.

Sesungguhnya amal-amal perbuatan itu bergantung pada niat-niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan sesuai apa yang diniatkannya…” (HR.Bukhari).

2. Memohon pertolongan Allah agar tertuntun hati dan lisan.

a. Robbisrohli sodri wa yassirli amri, wah lul ‘uqdatan min lisaani yafqohu qouli.

b. “…..Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku…” (QS.Thaha [20]: 25-28).

3. Persiapan fisik.

a. Cukup istirahat saat akan berbicara, karena membutuhkan energi yang besar.

b. Sedikit stretching/peregangan agar tubuh rileks.

c. Hati-hati makan dan minum yang akan mengganggu tubuh, minimal satu jam sebelum tampil (minum soda, makanan berlemak atau makanan yang bisa membuat mual), makanan pedas atau asam.

4. Pakaian.

a. Untuk menghindari saltum (salah kostum), tanyakan kepada panitia mengenai pakaian yang hadir dan acaranya (resmi/tidak).

b. Pilih pakaian yang serasi atau cocok dengan acara.

c. Menarik bila membuat sedikit saja perbedaan dalam kostum. Misalnya ada tambahan aksesoris atau pernak-pernik jika harus memakai seragam yang sama dengan tamu atau panitia. Ingatlah bahwa pembawa acara adalah pusat perhatian.

d. Bersihkan dan rapikan wajah. Upayakan tampil dengan wajah segar (cuci muka/berwudhu terlebih dahulu, dan jangan lupa dikeringkan).

e. Pakai minyak wangi yang membuat sahabat lebih percaya diri, tapi ingat jangan sampai berlebihan.

5. Rileks/tenang.

Pastikan hati, sikap tubuh dan suara agar rileks/tenang. Adapun cara agar tidak gugup:

a. Minum air putih.

b. Gerakan sedikit badan (tidak kaku).

c. Tarik nafas dalam.

d. Senyum.

6. Kenali acara dan tempat dimana sahabat akan berbicara.

a. Formal/non formal.

b. Dalam gedung/di luar gedung.

c. Pakai podium/tanpa podium.

7. Kenali karakter pendengar atau yang hadir.

a. Misalnya, kira-kira usia berapa, pendidikan rata-rata, laki/perempuan yang dominan.

b. Budaya setempat seperti apa.

c. Untuk nyaman berbicara, pastikan anggap dalam hati bahwa yang hadir adalah sahabat/kerabat dekat.

8. Kuasai bahan yang akan disampaikan.

a. Apa pesan utama yang akan disampaikan.

b. Apa pesan tambahan yang mendukung pesan utama.

c. Dicoba, dilatih dan diulang-ulang.

9. Baca literatur.

Perluas wawasan, perbanyak baca hal-hal yang berkaitan dengan tema yang akan disampaikan, maka semakin luas semakin percaya diri.

10. Susun materi yang akan disampaikan.

a. Ingat bahwa audience/hadirin AKAN TERTARIK bila ada yang MENARIK.

b. Susun materi dari hal yang paling menarik (ada masalah/kasus/prestasi).

11. Gerakan tangan dan posisi kaki.

a. Saat berdiri, buka kaki yang paling enak/rileks.

b. Atur gerakan tangan apa adanya, yakni rileks/tidak berlebihan.

12. Pastikan setiap tampil, berarti menambah ‘jam terbang’ (pengalaman).

a. Berani untuk minta evaluasi akan kekurangan dan kelebihan.

b. Buat rekomendasi untuk tampil yang akan datang.

Selamat! Semoga Allah menuntun hati, lisan dan perbuatan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s