Alasan Lengkap Penghentian Penjualan tiket One Direction Dan Sudah ketangkap Dalangnya siapa

One Direction (Foto:Reuters/Lucas Jackson)

Kronologi Penghentian Penjualan tiket One Direction & Panitia Tersangkanya – Ribuan orang yang telah memadati Kasablanca Ball Room dibuat kecewa karena penutupan loket penjualan tiket konser group musik boyband yang sedang digandrungi para remaja ini.

Sebelumnya acara penjualan tiket sempat digelar dan hanya berselang 30 menit pihak kepolisian pun menutup acara ini. Hal ini dikarenakan karena masalah perijinan yang tidak dimiliki oleh panitia penjualan tiket.
Dalam hal ini, Panitia penyelenggara telah melanggar Juklap Kapolri No.Pol Juklap/02/XII/1995 yakni tentang Perijinan & Pemberitahuan Kegiatan Masyarakat. Pihak kepolisisan sendiri juga menegaskan bahwa penutupan penjualan tiket tersebut telah memenuhi standar.
Alasan Penghentian Penjualan Tiket One Direction
Alasan Penghentian Penjualan Tiket One Direction
 
Namun demikian, Kepolisian juga tidak akan melarang panitia untuk menjual tiket konser One Direction di Indonesia ini lagi setelah panitia mengantongi ijin. Dalam pernyataanya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto pun memberikan arahan.
“Pihak panitia seharusnya memiliki surat izin lebih dahulu, baru bisa menyelenggarakan penjualan tiket. Surat izin ini atas rekomendasi dari Dinas Pendapatan Daerah ( Dispenda DKI ) Porporasi tiket, Visa Sosial Budaya dari Imigrasi, Ijin Temporer dari Dinas Pariwisata DKI yang sebelumnya dilakukan sensor, IMTA ( Ijin Mempekerjakan Tenaga Asing) dari Depnaker, ” Ungkap Pol Rikwanto.
Terlepas dari masalah perijinan, membludaknya antrean dari para penggemar ini juga menjadi salah satu tanggung jawab pihak Kepolisian. Dan hal inilah yang agaknya dilupakan oleh pihak promotor penyelenggara konser One Direction.
Penjualan tiket akhirnya dilakukan secara online melalui website 1DINDO.COM mulai pukul 21.00 WIB kemarin yang mengharuskan para Directioners melakukan order dan melunasinya hingga pukul 12 siang ini.Antusias Directioners Indonesia untuk menonton aksi panggung Zayn Malik dan kawan-kawan amat besar. Dalam waktu dua jam penjualannya, sebagian besar tiket sudah habis terjual.”UPDATE!!! #Online1DINDO #1DINDO Hot Seats, West & East VIP, Festival A & B sdh SOLD OUT. Yang lain masih available. Lets make a history!!,” kicau promotir Ismaya Live dalam akun Twitternya @IsmayaLive.

Para Directioners yang berhasil melakukan transaksi secara online dan mendapatkan tiket 1D mengungkapkan kebahagiaannya melalui Twitter. Salah satunya pemilik akun @satriastyles, “OMG FINALLY AFTER 8 HOURS WAITING I GOT THE TICKETS!! THANK YOU @1DINDOshow @IsmayaLive @SoundRhythm @loketid #1DINDO”.

Tak mau kalah, Directioners dengan akun @carissasasaa juga memamerkan kelegaannya telah mengantongi tiket konser. “GOT THE TICKET!! SUPER THANKS @IsmayaLive @loketid walopun perlu diulang sampe 20x lebih dan hampir 2jam. SEE YOU NEXT YEAR!! @onedirection,” kicaunya.

Konser One Direction rencananya akan digelar di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, 25 Maret 2015. Mereka datang ke Indonesia dalam rangkaian tur ‘One Direction on The Road Again Tour 2015’. Indonesia dianggap sebagai salah satu negara dengan Directioners terbesar di Asia.

Harga tiket yang dijual promotor bervariasi. Mulai dari Rp500ribu untuk kelas tribun 2, tribun 1 dan 3 Rp750 ribu, kelas festival E dan F Rp1 juta, festival C dan D Rp 1,2 juta, hingga festival A dan B dijual seharga Rp1,4 juta.

Terdapat pula tiket VIP yang dijual dengan harga Rp1,7 juta. Promotor juga menyediakan tiket hot seat seharga Rp2.750.000 dengan bonus official merchandise One Direction.

Polda Metro Jaya telah menetapkan M. Lutfi Moneyono, panitia konser One Drection sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan surat izin keramaian pada penjualan tiket konser One Direction beberapa hari lalu.
One Direction (Foto:Reuters/Eric Gaillard)Hal itu ditegaskan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto saat ditemui di Polda Metro jaya, Senin (2/6/2014). “Yang bersangkutan berinisial MLM yang bertindak selaku panitia konser One Direction telah kami tetapkan sebagai tersangka terkait kasus pemalsuan surat izin penjualan tiket konser One Direction beberapa hari lalu,” terang Kombes Rikwanto.Rikwanto menjelaskan, status tersangka yang diberikan kepada salah satu panitia konser boyband asal Inggris itu sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Kepada tersangka kami kenakan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen, di mana yang bersangkutan telah memalsukan surat izin penjualan tiket konser yang akan dijual oleh pihak panitia pada tanggal 31 Mei 2014 yang lalu, dan saat ini yang bersangkutan telah kami tahan di Polda Metro Jaya,” lanjutnya.

Dalam penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap admin operasi pada kepanitiaan konser One Direction tersebut, dilakukan di kantor tersangka yang berada di The Kasablanka, Jl. Casablanca Raya Kav. 88 Tebet, Jakarta Selatan, pada 31 Mei 2014 yang lalu.

“Yang bersangkutan kita tangkap karena telah memalsukan dokumen penjualan tiket di mana yang bersangkutan seolah-olah telah memiliki surat izin yang dikeluarkan pihak Polsek Tebet guna penjualan tiket konser. Modusnya adalah dengan cara men-scan surat izin kegiatan karnaval yang dikeluarkan pada tanggal 6 Mei lalu, untuk digunakan sebagai izin menjual tiket pada 31 Mei 2014,” beber Rikwanto.

Selain tengah memeriksa secara intensif tersangka yang kini tengah ditahan, kepolisian juga akan memeriksa beberapa orang saksi terkait kasus pemalsuan dokumen tersebut. Barang bukti telah diamankan dari tersangka yaitu sejumlah dokumen serta peralatan yang digunakan untuk memalsukan dokumen.

“Yang bersangkutan kami tangkap atas dasar laporan polisi bernomor Lp/926/K/V/2014/PMJ/Restro Jaksel. dan hingga kini, pihak kami telah memeriksa direktur building operational manager, koordinator sekuriti dan sejumlah saksi lainnya guna pengembangan kasus ini,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, tiga orang perwakilan dari Ismaya Live, promotor konser One Direction, dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa terkait penjualan tiket One Direction yang dilakukan tanpa izin keramaian di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Sabtu, 31 Mei 2014.

Pihak Polres Jakarta Selatan langsung menerjunkan 360 personel untuk menghentikan pembelian tiket yang baru dilakukan 30 menit. Akibatnya ribuan Directioners (sapaan fans One Direction) kecewa karena tak bisa memperoleh tiket yang sudah ditunggu sejak malam sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s