Warga blokir jalan ke Gang Dolly

 

Warga yang menolak penutupan Dolly ingin pemerintah memenuhi tuntutan mereka

Kelompok warga dan pekerja lokalisasi memblokir jalan masuk ke lokalisasi Dolly- Jarak, pada Rabu (18/06).

Puluhan orang yang menggunakan kaos hitam dan ikat kepala berdiri di belakang pagar yang dipasang di pintu masuk Jl. Girilaya, Surabaya.
Berita terkait

Protes penutupan lokalisasi Dolly berlanjut
Jelang penutupan Gang DollyDengar02:59
Pro-kontra penutupan kompleks Dolly

Link terkait
Topik terkait

Hukum

Mereke memprotes langkah pemerintah kota Surabaya yang akan menutup Klik lokalisasi Dolly-Jarak mulai Rabu (18/06) malam.

Perwakilan kelompok warga yang menolak penutupan mengatakan akan melakukan pemblokiran jalan sampai tuntutan mereka dipenuhi oleh pemerintah kota.

“Pemblokiran akan dilakukan sebagai protes agar pemerintah kota Surabaya membatalkan penutupan lokalisasi,” kata Saputra, aktivis dari Front Pekerja Lokalisasi (FPL) kepada Sri Lestari, wartawati BBC Indonesia.

Mereka mengaku selama ini pemerintah kota tidak pernah mengajak warga dan pemilik wisma untuk berdialog dan memberitahukan rencana penutupan.

Puluhan warga dan PSK serta pekerja lokalisasi melakukan protes di sekitar wilayah Dolly-Jarak.

Otoritas mengatakan akan memberikan kompensasi kepada lebih dari 1.400 pekerja seks komersial PSK, sebesar Rp.5 juta per orang, serta pelatihan ketrampilan.

Pemerintah kota Surabaya akan menggelar deklarasi penutupan lokalisasi di Islamic Center yang berjarak sekitar 1 km dari Gang Dolly, pada Rabu (18/06) malam, yang rencananya akan dihadiri Menteri Sosial.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s