Kronologis Lengkap Pengeroyokan Anggota Brimob Rizky

 

Kronologis Pengeroyokan Anggota Brimob Rizky

Kronologis Lengkap Pengeroyokan Anggota Brimob Rizky – Bhayangkara Dua (Bharada) Rizky Dwi Wicaksono, 20 tahun, anggota Detasemen B Satuan III Pelopor Brimob Kelapa Dua dibunuh ketika dirinya hendak pulang ke kampung halamannya di Pasuruan, Jawa Timur, Selasa dini hari, 1 Juli 2014.

Dalam perjalanan ke bandara, Rizki dicegat oleh puluhan pengendara sepeda motor di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan tak jauh dari Halte UI Depok.

Kepala Kepolisian Resor Kota Depok, Komisaris Besar Ahmad Subarkah menuturkan kronologisnya. Bharada Rizky yang telah izin cuti menumpang taksi ke Bandara Soekarno-Hatta. Ia dijemput taksi dari mess dalam Ksatrian Amji Attak Mako Brimob pada sekitar pukul 00.00. “Nah, di tengah perjalanan, taksi yang ditumpangi korban dicegat sekelompok pria pengendara motor,” kata Subarkah.

Taksi keluar dari Mako Brimob dan melaju ke kanan dari jalan Akses UI arah menuju Jakarta. Subarkah mengatakan, pelaku yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba menyalip taksi yang ditumpangi korban dan memaksa sopir memberhentikan taksi sekitar 10 meter setelah lewat Halte UI. Sekitar 10 orang pelaku langsung memecahkan kaca depan taksi sebelah kiri.
Sketsa Wajah Pembunuh Anggota Brimob Dibuat
Menurut Subarkah, sopir taksi sempat berteriak bahwa penumpangnya adalah anggota polisi. Namun, teriakan sang sopir tak membuat pelaku takut, justru sebaliknya. “Sopir taksi sudah berteriak-teriak kalau penumpangnya polisi. Tapi pelaku justru makin menjadi dan makin brutal,” katanya

Pelaku membacok korban dengan parang berkali-kali sehingga korban tewas di tempat bersimbah darah. “Ada sejumlah luka bacokan di kepala dan di belakang punggung robek,” katanya.

Seorang anggota TNI yang lewat kemudian mencoba menolong dan membawanya ke rumah sakit. Namun, Rizky tak tertolong.

Anggota Brimob, Bharada Riski Dwi Wicaksono, 20 tahun, tewas dibunuh sepuluh pria tak dikenal dengan ciri berambut cepak pada Selasa dinihari, 1 Juli 2014. Juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, mengatakan pembunuhan yang terjadi di dekat halte Universitas Indonesia itu hanya berlangsung hitungan menit.
https://i1.wp.com/statik.tempo.co/data/2014/07/03/id_303784/303784_620.jpg
“Waktu pembunuhan sekitar dua menit,” kata Rikwanto kepada Tempo, Rabu, 2 Juli 2014. Pembunuhan itu terjadi saat sepuluh pria yang menggunakan lima sepeda motor membabi-buta membacok korban hingga tewas. “Setelah korban tak bernyawa, pelaku langsung kabur.”

Kejadian berawal saat Riski diantar seniornya menghampiri taksi Indah Family yang telah dipesan seniornya itu pada Selasa, 1 Juli 2014, pukul 00.20 WIB di Markas Brimob Kelapa Dua. Saat itu Riski hendak ke Bandara Soekarno-Hatta untuk menumpang pesawat pagi ke kampung halamannya di Pasuruan, Jawa Timur.

https://i2.wp.com/i1.ytimg.com/vi/QUYuvuVhet8/0.jpg

Tak lama berjalan, tepatnya sampai di dekat halte Universitas Indonesia, taksi itu diserempet lima sepeda motor yang ditumpangi sepuluh orang dengan ciri berambut cepak. Sepuluh orang yang tak dikenal itu langsung menarik Riski keluar yang duduk di samping sopir dan membacoknya.

Riski tewas dengan berbagai luka tusuk di punggung, sayatan di tangan dan lengan, serta memar di bibir. Ia juga mengalami luka bacok parah di bagian belakang kepalanya. Sang sopir taksi langsung menghubungi senior korban. Sang senior lalu memintanya membawa Riski ke Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, Jakarta Selatan. Namun, dalam perjalanan menuju RS, Riski sudah meninggal.

Kronologis Lengkap Pengeroyokan Anggota Brimob Rizky

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s