Kronologi Penangkapan Bupati Karawang & Istri dan FAKTA NYA

Kronologi Penangkapan Bupati Karawang & Istri dan FAKTA NYA – Setelah diburu tim penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak Kamis (17/7/2014) sore, Bupati Karawang Ade Swara akhirnya ditangkap di rumah dinasnya pada Jumat dini hari tadi.

Tim operasi tangkap tangan KPK sempat mencari Ade di berbagai lokasi di Karawang setelah sebelumnya menangkap lima orang.

Kepada Kompas, salah satu anggota tim operasi tangkap tangan KPK di Karawang menuturkan, Ade akhirnya diamankan sekitar pukul 02.00 dini hari.

Setelah mencari keberadaan Ade ke berbagai pelosok di wilayah Karawang, termasuk ke rumah dinasnya, tim KPK memutuskan untuk menunggu yang bersangkutan di rumah dinasnya. Hingga akhirnya, sekitar pukul 02.00 dini hari tadi, Ade pulang ke rumah dinasnya dan langsung diamankan pihak KPK.

Kepada tim penyelidik KPK yang mengamankannya, Ade mengatakan, dia baru saja pulang setelah menghadiri sebuah acara. Tidak dijelaskan acara apa yang dihadiri Ade hingga dia pulang ke rumah dinas pada dini hari.

Ade langsung dibawa tim KPK ke Jakarta untuk dimintai keterangan. Saat ini, dia masih diperiksa tim penyelidik dari Direktorat Penyelidikan KPK. Status Ade saat ini masih terperiksa. KPK masih punya waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum Ade.
BUPATI KARAWANG

Ade Swara adalah Ketua Tim Pemenangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa di Kabupaten Karawang pada Pilpres 2014. Namun, Juru Bicara KPK Johan Budi membantah bahwa penangkapan tersebut terkait dengan pilpres sebagaimana sempat beredar saat operasi tangkap tangan diketahui publik.
“ASW memeras terkait dengan pengajuan izin penerbitan surat permohonan pemanfaatan ruang di Karawang, guna pembangunan mal,” ujar Ketua KPK Abraham Samad, di kantornya, Jl Rasuna Said, Jumat (18/7/2014).

Penetapan keduanya sebagai tersangka, kata Abraham, dilakukan setelah pemeriksaan intensif selama 24 jam setelah proses penangkapan. Abraham mengatakan Ade memeras melalui Nur yang juga merupakan anggota DPRD Karawang.

“Pemerasan itu sebesar ‎USD 424.349,” ujar Abraham.

Uang tersebut diterima oleh Nur, lalu kemudian diberikan kepada saudara Nur. Kemudian penyelidik melakukan penangkapan.

Dengan dipakainya pasal pemerasan terhadap Ade dan Nur, maka pihak swasta yakni PT Tatar Kerta Bumi ditempatkan menjadi pihak korban. Abraham mengatakan, untuk sementara KPK fokus dengan dua tersangka ini.

Staf Pemerintah Kabupaten Karawang mengaku tidak heran dengan penangkapan terhadap Bupati Karawang Ade Swara oleh tim penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (17/7/2014) malam. Dugaan korupsi yang dilakukan oleh Ade Swara bukanlah isu baru.

“Sudah menebak, suatu saat akan ditangkap. Malah katanya seharusnya ditangkap tiga tahun lalu,” ujar salah seorang anggota satpol PP, Mul, di lobi kantor Bupati Karawang, Jumat (18/7/2014).

Mul mengaku sudah mendengar kabar rencana penangkapan Ade Swara sejak tiga tahun lalu. Namun, penangkapan itu baru terjadi tahun ini. Menurut dia, hal ini karena masa jabatan Ade Swara yang sebentar lagi akan habis pada tahun 2015.

“Kalau ditangkapnya tiga tahun lalu, kan jadi lama kekosongan jabatannya,” ujarnya.

Mul menjelaskan, Bupati Ade Swara dikenal sebagai bupati yang kurang banyak berperan terhadap pembangunan kota. Ia juga lebih dikenal sebagai sosok pendiam. Andil besar justru datang dari istri Ade Swara, Latifah, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Karawang.

Selama bertugas, Mul sering kali bertemu dengan orang yang ingin mengurus perizinan. Namun, orang-orang tersebut malah bertemu langsung dengan Ade Swara untuk hal ini.

“Padahal kan ada tahapannya, ya. Tidak langsung ke bupati,” ujar Mul.

Hal senada diucapkan oleh staf salah satu kelurahan di Kabupaten Karawang, Irawan. Irawan pun mengatakan, penangkapan terhadap Bupati Karawang bukan hal yang mengagetkan.

Irawan juga menilai Ade Swara adalah sosok pendiam. Senada dengan Mul, Irawan juga menganggap andil istri Ade Swara lebih besar dalam beberapa kebijakan.

“Pak Ade sih orangnya diem. Kalem,” kata Irawan.

Sebelumnya, setelah diburu tim penyelidik KPK sejak Kamis sore, Bupati Karawang Ade Swara akhirnya ditangkap di rumah dinasnya pada Jumat dini hari.

Tidak ada aktivitas di kantor Bupati Karawang pasca-penangkapan Ade Swara. Gedung bernama Singa Perbangsa tempat Ade Swara bertugas sudah dalam keadaan terkunci sejak Jumat pagi.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s