Fenomena Online Shop Unik di Indonesia

Fenomena Online Shop Unik di Indonesia – kali ini saya selain akan bahas faktanya, jika anda ingin tidak di tipu saat belanja online, saya sarankan ke berniaga,kaskus dan zadzan karena situs situs tersebut sudah terverifikasi oleh badan intelek indonesia, jadi aman kok tenang saja,

Selain komentar yang cenderung nyampah, ada banyak fenomena-fenomena seputar online shop di Indonesia. Berikut ini beberapa di antaranya yang mungkin pernah kamu temui juga.

 

Akunnya Digembok

Adminnya udah komen di mana-mana dan harga yang ditawarkan cukup bikin ngiler, tapi begitu mau lihat akunnya ternyata digembok. Pake rantai sepeda pula. Yah udah deh, langsung males. Padahal tadinya udah niat mau lihat-lihat siapa tahu ada yang lucu, langsung balik lagi stalking IG gebetan deh yang udah jelas lucu. Huehehe…

 

 

Mungkin tujuan sebenarnya untuk menambah follower, kalau udah follow kan jadi banyak calon pembeli yang akan sering lihat-lihat produk terbarunya. Jadi, ‘dipaksa’ buat follow dengan ngegembok akunnya itu. Tapi masalahnya, calon pembelinya bisa aja ngerasa males untuk follow. Mereka pikir, kenapa juga harus follow padahal cuma mau lihat-lihat dulu.

 

Spam Likes dan Comment

 

Ada online shop yang menjanjikan untuk ngasih produk mereka secara gratis dengan syarat konsumennya harus ngasih likes sebanyak-banyaknya, ke semua postingan yang udah pernah di-posting atau di season tertentu. Tentunya, ini bertujuan supaya makin banyak yang ngecek akun online shop tersebut. Tapi seringnya, si pemenang ini adalah orang yang udah sering belanja di online shop tersebut alias pelanggan setia.

 

Ada juga yang nge-spam dalam bentuk komen. “Cek IG kita, kakak… Jualannya banyak, kakak… Diskonnya 92,23% persen, kakak… Dipilih, dipilih, dipilih…” *sambil kepret-kepret duit ke jualannya*

 

 

Spam komen ini sering banget nggak liat situasi. Kadang caption di fotonya itu kabar buruk, bukannya ikut bersimpati, minimal komen di foto lain, malah tetep aja promo jualannya. Ada juga yang promo tapi huruf yang dipakainya itu kapital semua.

 

Sebenarnya kadang suka mikir “Ya namanya juga usaha orang cari duit ya.” Tapi plis, kalau usahanya sampe ngerepotin dan ganggu orang, nanti nggak berkah lho uangnya.

 

Akun Palsu

Penipuan ini rupanya menyasar beberapa pengguna Facebook yang punya banyak koneksi. Akun mereka dibobol terus profilnya segera diubah ke identitas palsu, biasanya atas nama sebuah online shop. Entah beneran online shop yang memanfaatkan koneksi si korban yang banyak, atau bisa juga penipu yang pura-pura jadi penjual dan nawarin barang dengan harga super murah. Hati-hati, guys. Jangan langsung percaya kalau ada yang nawarin barang dengan harga super murah.

 

“Lah katanya murah…”

 

Waktu Terbatas

 

“Beli sekarang! Satu jam lagi harga naik!” Ini sebenarnya termasuk trik marketing yang udah lama dipakai. Konsumen jadi merasa sayang untuk ngelewatin momen berharga ini. Jadi, mereka akan berbondong-bondong beli. Padahal mungkin selisih diskonnya sebenarnya nggak beda jauh dari harga normalnya. Kalaupun emang diskonnya lumayan gede, harus siap antri panjang karena bukan kamu aja yang manfaatin momen diskon ini.

 

Miskomunikasi

Fenomena ini yang seringkali membuat masalah antara penjual dan pembeli; nggak nyambung karena masalah komunikasi. Kalau mau beli, kamu harus teliti sebelum mesan barang. Baca dulu deskripsinya dengan teliti, jangan cuma lihat gambarnya aja. Perhatikan juga cara pembayarannya dan jangan lupa hitung ongkos kirimnya. Penjual biasanya udah ngejelasin secara rinci soal itu.

 

“Gue udah bilang, transfernya nggak bisa pake burung merpati!”

 

Menurut seorang penjual yang gue ajak ngobrol, ada aja pembeli yang nawar terus-terusan, atau minta pembayaran dengan cara selain yang udah ditentuin. Ada juga pembelinya ganti alamat rumah atau ngasih alamat yang salah, tapi penjualnya juga yang disalahin. Ada juga nih yang mau barangnya sampe sehari setelah pesan, kalau bisa saat ini juga, dengan alasan barangnya mau segera dipake. Lah emangnya yang jual Doraemon, bisa pake pintu kemana saja untuk delivery… Saling pengertian aja lah.

 

Nanya yang Udah Jelas

Ini yang sering terjadi dan menjadi ujian berat buat yang jualan online shop. Padahal udah nulis dan ngumumin secara detail sedetail-detailnya tentang barang yang lagi dijual atau dipromoin.

 

“Dijual, kutang tiga cup untuk sista yang ingin lebih! Langsung aja dipesen di 0814241987213, dengan format KutangTiga (spasi) Nama (spasi) Alamat (spasi) status asmara (spasi) skripsi udah semester berapa.”

 

Eh masiiiih aja ada yang nanya. Nanyanya yang udah jelas pula.

“Sist, cara mesennya gimana?”

 

 

Kamu sering belanja online? Atau punya online shop? Ada fenomena lain yang sering kamu temuin? kasih tau kita kita dong 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s